halo pak polisi
beberapa hari yang lalu saya dan seorang temen bernama Monek naek motor iring2an ke rumah temen di daerah Mancasan. weng, weng, weng, begitu suara motor kami. halah. tiba2 dari kejauhan saya liat ada pak polisi ngawe2. oalah sial lagi. rupanya ada cegatan. saya dan monek langsung ber’waduuh waduuuh’ dan berkubang dalam keringat dingin. soalnya saya ga bawa stnk dan Monek, secara ajaib, SIMnya sudah terbelah dua dan dia cuman punya separo doang.
yah, sudah bisa ditebak. senyuman maut dari dasar laut saya yang mahahebat pun tidak sanggup meluluhkan hati pak polisi buat meloloskan saya. singkat cerita akhirnya saya ngebonceng Monek (yang secara magic lolos dengan selamat) pulang ke rumah buat ngambil STNK.
dan singkat cerita lagi, kami balik ke kantor polisi, yang waktu itu suda sepi senyap dan hanya ada orang2 yg terduduk lesu senasib sama saya. saya dan Monek langsung mendekat ke arah seorang pak polisi yang lagi berdiri deket pintu.
saya: "Pak, ini, tadi…"
pak polisi : "sebentar mbak," nada tegas "kami sedang rapat,"
oalah rapat. saya dan monek langsung berpikir. rapatnya mungkin seperti ini, "wah kenapa di kota ini masih banyak pelanggaran apa yang harus kita lakukan sebagai aparat ketertiban" atau gimana gitu lah. secara polisi, gitu.
si bapak polisi berkata lagi: "ini mbak, rapat jagongan,"
saya dan monek berpandangan.
si bapak polisi melanjutkan: "ada teman. rabi."
masya allah… jebule rep njagong.
walaupun kejam dan sedikit kurang ajar, saya dan monek sempet berpikir jangan2 kejadiannya seperti ini. pagi2 tadi pak polisi bilang pada teman2nya, "hei si bambang rep rabi. kita harus nyumbang. ayo kita bikin cegatan!!"
wahaha, anak2 yang nakal (saya dan monek, maksudnya).
singkat cerita akhirnya saya tetep kena 20ribu. waduh, lumayan. buat makan soto di sagan dapet 4 mangkok ples teh ples satu usus 2 n sate ati 2.
waktu berjalan mo ngambil motor dianter pak polisi, si pak polisi sempet berbasa-basi sebentar.
pak polisi : "mbak nya pelajar ato mahasiswi?"
saya. bangga. : "baru lulus pak, mo kuliah. di ugm."
oh ya, di ugm nya harus disebutkan, dong.
pak polisi : "oh, jurusannya apa?"
saya : "manajemen" bangga.
pak polisi : "s1 atau d3?"
saya : "S1, pak," sangat bangga.
pak polisi : "wah, jadi insinyur, dong,"
saya: tidak bisa berkata apa2. "lah kok insinyur. wong ekonomi, pak,"
pak polisi. wajah tanpa dosa. : "iyaa, insinyur ekonom."
oalah. ada banget tuh.
November 8th, 2008 at 10:03 pm
bnyk pu2k yg dselundupkn oleh kios dwi jaya banyurip ngawi k wilayh bojonegoro.tolog dtindak,hrga jualy jug trllu tigi.
November 8th, 2008 at 10:05 pm
urea yg shrsy kios itu juak dgn hrg 65rb mnjd 90rb per sak.
December 21st, 2008 at 5:14 am
Hey, i save funny photos
here
December 31st, 2008 at 4:02 pm
Bite my shiny metal ass, assholes, you were joked!