Archive for May, 2007

3000 for 3000000

Sunday, May 20th, 2007

ada yg tau film 300? post kali ini jelas ga ada hubungannya sama film itu, haha..

intinya. my sister had just lost her handphones (handphoneS!! yes, they’re plural) n technically it was all because of me.

ceritanya kita berdua (aku n mbakku) lg makan di A&W n minum rootbeernya yang enaknya bikin gila. trus kuki (mbakku) pergi cuci tangan. tinggallah fu sendirian duduk di meja. semua barang2 kita ada di atas meja. tas, dompet, wadah hape.

saya lagi ndomblong2 aja waktu ada bapak2 njawil pundak saya. bapak2 itu pake baju polo item dengan gaya dandy dan bilang sama saya, "ituh mbak, uangnya jatuh,"

otomatis, yah gimana sih, namanya juga anak sekolah yang uangsakunya terbatas tiap bulan, tiap rupiah kan rasanya berharga banget ya, saya langsung noleh. dan emang ada tiga rebu di bawah korsi.

habis itu kuki dateng dan saya cerita soal si tiga ribu. sebetulnya saya ga ngerasa punya duit tiga ribu itu, ga ngerasa ngejatuhin. tapi sambil ketawa setan dan mengabaikan pelajaran ppkn jaman sd dulu ketika sang ibu guru bertanya ‘hai anak-anak, apa yang akan kalian lakukan ketika menemukan uang di jalan?’, saya dan kuki saling berbisik, "hehe lumayan buat parkir…" dan ketawa setan.

dan tiba2 sadar kalo handphonenya kuki, sewadah yang isinya dua biji, udah raib.

terang kita langsung in syok. suspect utama tentu saja si bapak2 berbaju polo tadi.

dalam tahap denial saya bilang, "tapi ga mungkin kalo bapak tadi yg nyolong. wong kaosnya aja merk polo, ku!"

kata kuki, "aduh fu, sekarang polo palsu di pinggir jalan juga banyak,"

aku masih berusaha, "tapi tapi tapi. baju polonya gambar kudanya gedhe tur warna-warni, ku," entah kenapa aku bisa berpikir kata2 tadi ada relevansinya.

akhirnya dengan pasrah dan gelo luarbiasa kami berjalan gontai menuju sekuriti. dapet 3000 tapi kehilangan handpon yang, well, katakanlah mendekati 3 juta. ironic!

my sist didnot blame me, tapi wajar banget ga kalo aku feel really awful??? so sorry, kuuu….

aneh rasanya

Saturday, May 12th, 2007

fu skrg lagi ada di warnet… yang mana warnet nya itu kan hanya berbatas bilik2 gitu. dan otomatis suara orang yang sedang mengobrol di dkt saya jadi jelas kedengeran.

dan saya mendengar suatu obrolan yang sedikit mengganggu.

terjadi antara seorang mbak-mbak dan seorang mas-mas.

mbak2 : "iyaaaa, namanya farrah,"

wah. aku langsung tersentak karena hei-rasanya-namaku-dipanggil-deh. jadi aku mulai memerhatikan obrolan si mbak dan si mas.

mbak2 : "iyaaa, tuh pacarnya anak kedokteran,"

aku langsung menghela nafas. fiuh, ternyata bukan saya. karena, hei, ingat, saya ini ga punya pacar. boro2 anak kedokteran. saya nya si mau, tapi anak kedokteran ga ada yang mau. huehehe

mbak2 : "eh farrah itu puuuuuinter banget, lagi,"

wah, percakapan tentang farrah ini sedikit menarik juga. karena walaupun nggak kenal, sebagai sesama penyandang nama farrah, kan bangga kalau si farrah yang sedang dibicarakan ini ternyata anak pintar yang membuat kagum semua orang. rasanya sama seperti rasa bangga kalo ada anak sekolahan kamu yang berlaga di lomba berkancah internasional. rasa persaudaraan yang datang hanya karena nama.

dan membuat itu semakin tidak mungkin untuk menjadi farrah yang saya.

mas2 : "iya po?"

mbak2 : "iya, dia tu, duuuh fisika nya kayak setan!"

nah nah nah, jelas bukan farrah satiti azmi ini yang disebut2. fisika saya mungkin memang kaya setan saking mengerikannya.

dan mereka terus ngobrol tentang farrah. aku jadi tau kalo dia dulu anak muha, pinter, dan lain sebagainya. rasanya aneh! kaya ada orang sedang ngomongin kamu, tapi ternyata enggak.

dan ada perasaan aneh menelusupi diri, yang timbul karena menyadari bahwa nama farrah itu banyak juga yang punya.